Lubuk Pakam — Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam kembali menorehkan prestasi dan komitmennya dalam mencetak tenaga kesehatan profesional melalui penyelenggaraan Acara Yudisium dan Sumpah Profesi Apoteker Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Selasa, 05 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut menjadi momentum bersejarah bagi para lulusan Program Profesi Apoteker sebelum resmi mengabdikan diri di dunia pelayanan kesehatan.
Acara yang digelar di lingkungan kampus Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam ini dihadiri oleh pimpinan institusi, organisasi profesi Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), para wakil rektor, dekan fakultas, ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, orang tua mahasiswa, serta seluruh lulusan profesi apoteker yang berbahagia.
Suasana penuh rasa syukur dan kebanggaan begitu terasa sejak awal kegiatan. Para lulusan hadir mengenakan pakaian profesi dengan penuh semangat dan harapan baru untuk menapaki perjalanan sebagai tenaga kefarmasian profesional yang akan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia kesehatan Indonesia.
Acara diawali dengan pembukaan resmi dan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan prosesi yudisium sebagai penetapan kelulusan mahasiswa Program Profesi Apoteker. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pengambilan sumpah profesi apoteker yang berlangsung dengan penuh khidmat dan sakral.
Dalam sambutannya, Rektor Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengucapkan selamat kepada seluruh lulusan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan profesi dengan baik.
Rektor membuka sambutannya dengan menyampaikan salam dan penghormatan kepada seluruh tamu undangan yang hadir.
“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua.”
Rektor juga menyampaikan penghormatan kepada Ketua Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia Sumatera Utara atau yang mewakili, Ketua Pengurus Cabang IAI Kabupaten Deli Serdang Apt. Adil Makmur, S.Si., para wakil rektor, para dekan, ketua program studi, dosen, serta seluruh lulusan apoteker yang berbahagia.
Dalam pidatonya, Rektor menegaskan bahwa pelaksanaan yudisium dan sumpah profesi bukan sekadar seremoni akademik, tetapi merupakan momentum penting yang menandai lahirnya tenaga kesehatan profesional yang siap mengemban tanggung jawab besar di tengah masyarakat.
“Hari ini merupakan momentum yang sangat penting, tidak hanya bagi lulusan apoteker, tetapi juga bagi institusi, orang tua, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pendidikan dan pembentukan profesionalisme saudara sebagai seorang apoteker.”
Pada kesempatan tersebut, pihak institusi juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas capaian akademik dan kompetensi para lulusan Program Profesi Apoteker Tahun 2026. Sebanyak 120 lulusan profesi apoteker berhasil menyelesaikan pendidikan dengan tingkat kelulusan uji kompetensi mencapai 98 persen.
Menurut Rektor, capaian tersebut merupakan indikator nyata keberhasilan Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam dalam menjaga mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan yang kompeten serta siap bersaing di dunia kerja.
“Capaian ini menunjukkan dedikasi, kerja keras, dan komitmen saudara dalam menempuh pendidikan profesi. Ini juga menjadi bukti nyata kualitas pendidikan yang terus kami tingkatkan dari waktu ke waktu.”
Dalam sambutannya, Rektor juga menegaskan bahwa profesi apoteker memiliki posisi strategis dalam sistem pelayanan kesehatan modern. Peran apoteker tidak lagi hanya berfokus pada pengelolaan obat, tetapi juga berkaitan erat dengan keselamatan pasien, mutu pelayanan kesehatan, edukasi masyarakat, hingga pengembangan inovasi di bidang farmasi.
Para lulusan diharapkan mampu menjadi tenaga profesional yang menjunjung tinggi etika profesi, memiliki integritas, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan.
“Profesi apoteker adalah profesi yang sangat strategis dalam sistem pelayanan kesehatan. Saudara tidak hanya bertanggung jawab terhadap obat, tetapi juga terhadap keselamatan pasien, mutu pelayanan, serta etika profesi.”
Lebih lanjut, para lulusan diingatkan agar mampu menjadi bagian dari solusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, baik di fasilitas pelayanan kesehatan, industri farmasi, laboratorium, maupun di tengah komunitas masyarakat.
Selain itu, Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam juga terus mendorong para alumni untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi guna meningkatkan kualitas dan daya saing di era globalisasi.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan pendidikan tinggi di bidang farmasi, saat ini Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam telah membuka Program Studi Farmasi Program Magister dan pada tahun 2026 telah menerima mahasiswa angkatan kedua.
Keberadaan program magister tersebut diharapkan dapat menjadi peluang bagi lulusan untuk melanjutkan pendidikan sekaligus memperkuat kapasitas akademik dan profesional di bidang kefarmasian.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga memaparkan tiga keunggulan utama Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam yang menjadi kebanggaan institusi selama ini.
Keunggulan pertama adalah ketepatan waktu kelulusan mahasiswa. Menurut beliau, lulus tepat waktu bukan berarti mengurangi kualitas pendidikan, tetapi justru menjadi indikator keberhasilan sistem pendidikan yang terstruktur, disiplin, dan berkualitas.
“Tepat waktu bukan berarti sembarang lulus, tetapi harus tetap menjaga kualitas pendidikan dan kompetensi lulusan.”
Keunggulan kedua adalah peluang kerja luar negeri yang telah menjadi salah satu program unggulan Medistra sejak tahun 2008. Hingga tahun 2026, tercatat sebanyak 999 alumni Medistra telah bekerja di berbagai negara.
Sebagian besar alumni bekerja di Jepang dengan jumlah mencapai 887 orang. Selain Jepang, alumni Medistra juga bekerja di Arab Saudi, Jerman, Kuwait, Australia, Belanda, Thailand, Malaysia, Singapura, dan China.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena menunjukkan bahwa lulusan Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam mampu bersaing secara global dan dipercaya bekerja di berbagai negara.
Rektor juga menyampaikan bahwa peluang bekerja di luar negeri kini tidak hanya terbuka bagi lulusan kebidanan, keperawatan, dan fisioterapi, tetapi juga telah terbuka luas bagi lulusan Fakultas Farmasi.
“Saat ini yang berangkat ke Jepang tidak hanya dari kebidanan, keperawatan, dan fisioterapi, tetapi Fakultas Farmasi juga sudah bisa bekerja dan berkarier di Jepang, Jerman, dan negara lainnya.”
Program kerja luar negeri tersebut memberikan peluang besar bagi lulusan untuk meningkatkan pengalaman profesional sekaligus kesejahteraan ekonomi. Dalam sambutannya disebutkan bahwa gaji lulusan yang bekerja sebagai careworker atau kaigofukushishi di Jepang berkisar antara 16 hingga 18 juta rupiah per bulan, sedangkan untuk registered nurse dapat mencapai 35 hingga 40 juta rupiah per bulan.
Selain meningkatkan taraf hidup lulusan, program tersebut juga memberikan dampak positif bagi keluarga dan daerah asal para alumni karena sebagian penghasilan dapat dikirim kepada keluarga di kampung halaman.
Keunggulan ketiga adalah tingginya tingkat kelulusan uji kompetensi pada berbagai program studi di lingkungan Medistra. Pada tahun 2026, rata-rata tingkat kelulusan uji kompetensi mencapai lebih dari 97 persen.
Hal ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan yang diterapkan Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam telah sesuai dengan standar kompetensi nasional dan kebutuhan dunia kerja.
Sebagai institusi pendidikan tinggi kesehatan, Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, serta menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan daya saing global.
Rektor juga menyampaikan bahwa keberhasilan para lulusan pada hari tersebut merupakan hasil kerja keras bersama antara mahasiswa, dosen, orang tua, dan institusi.
Kepada para orang tua dan keluarga lulusan, pihak institusi menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam dalam mendidik putra-putri mereka.
“Dukungan dan doa yang tiada henti dari keluarga merupakan fondasi utama keberhasilan para lulusan hari ini.”
Prosesi sumpah profesi menjadi bagian paling sakral dalam acara tersebut. Dengan penuh kesungguhan, para lulusan mengucapkan sumpah profesi apoteker sebagai bentuk komitmen moral dan profesional untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Pengucapan sumpah profesi tersebut menandai kesiapan para lulusan untuk mengabdikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki demi keselamatan pasien dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Suasana haru terlihat dari wajah para orang tua dan keluarga yang turut hadir menyaksikan prosesi pengambilan sumpah profesi. Tidak sedikit yang merasa bangga dan terharu melihat perjuangan panjang putra-putri mereka akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan.
Acara juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada lulusan terbaik sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik dan dedikasi selama menempuh pendidikan profesi.
Selain itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara lulusan, dosen, pimpinan institusi, dan keluarga. Kebersamaan tersebut menjadi simbol kuatnya hubungan kekeluargaan di lingkungan Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam.
Menjelang akhir sambutan, Rektor menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan dan berharap agar para alumni senantiasa menjaga nama baik almamater di mana pun berada.
“Selamat memasuki dunia alumni dan dunia pekerjaan. Jagalah nama baik almamater Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam.”
Sebagai penutup sambutan, Rektor menyampaikan pantun penuh makna yang disambut hangat oleh seluruh hadirin.
Bunga melati harum semerbak,
Tumbuh indah di tepi kota.
Medistra melahirkan apoteker hebat nan bijak,
Semoga sukses selalu di setiap langkahnya.
Pergi ke apotek beli kapsul,
Jangan lupa bungkus sekalian sirup rasa madu.
Orang tua bangga betul-betul,
Sudah lama menunggu, akhirnya anak jadi apoteker baru.
Melalui pelaksanaan Yudisium dan Sumpah Profesi Apoteker Tahun 2026 ini, Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam kembali menunjukkan eksistensinya sebagai institusi pendidikan tinggi kesehatan yang konsisten mencetak tenaga kesehatan profesional, kompeten, berintegritas, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan semangat profesionalisme dan pengabdian kepada masyarakat, para apoteker baru lulusan Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam diharapkan mampu menjadi generasi penerus tenaga kesehatan yang membawa perubahan positif bagi dunia kesehatan Indonesia di masa mendatang.
Dokumentasi lengkap kegiatan dapat disaksikan melalui kanal resmi YouTube Medistra Lubuk Pakam:
YouTube Medistra Lubuk Pakam
Informasi akademik dan kegiatan lainnya dapat diakses melalui website resmi:
Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam




















Leave A Comment